Blog

15 Rekomendasi Usaha di Desa untuk Pemula

Tips Bisnis
usaha-di-desa-untuk-pemula
Wilayah pedesaan terkenal dengan suasana yang nyaman, asri dan masih cukup sepi. Tidak banyak pertokoan di desa karena memang tingkat konsumsi masyarakatnya sedikit. Penduduk desa lebih suka memasak sendiri dan tidak banyak membeli barang-barang tersier. Gambaran kehidupan ini membuat banyak orang pesimis dan ragu untuk membuka bisnis di pedesaan. Takut gagal karena tidak laku. Padahal banyak usaha di desa untuk pemula yang bisa menguntungkan. Kota maupun desa, keduanya memiliki peluang dan tantangan tersendri. Justru di desa potensinya lebih besar ketika masih minim kompetitor.

Sebelum memulai usaha di desa untuk pemula, perhatikanlah apa yang dibutuhkan masyarakat sekitarmu. Menurut Glints, memperhatikan dan menganalisis aktivitas kompetitor yang sudah ada lebih dulu akan membuatmu semakin mudah memilih usaha. Dari hasil analisis sederhana ini kamu bisa memilih usaha yang cocok. Di desa tersedia berbagai macam bahan baku yang dibutuhkan masyarakat luas. Aneka bahan baku yang murah tersebut bisa menjadi peluang bisnis.

15 Rekomendasi Usaha di Desa untuk Pemula

1. Jual Bibit Tanaman

Di pedesaan dengan penduduk yang masih bertani dan memiliki pekarangan luas, menjual bibit tanaman adalah usaha di desa untuk pemula yang bisa kamu jalankan. Usaha ini berfokus pada penyediaan bibit tanaman bagi petani atau rumah tangga. Misalnya bibit cabai, terong, tomat, dan aneka bibit lainnya. Karena biasanya orang lebih suka menanam bibit daripada menyemai sendiri. Cara memulainya cukup mudah, tinggal menyediakan tempat menanam serta menyediakan media tanam dan benih.

2. Toko Kelontong

Usaha di desa untuk pemula yang menjanjikan keuntungan adalah membuka toko kelontong. Usaha ini cocok jika disekitarmu tidak ada toko kelontong yang jaraknya dekat dan jauh dari minimarket. Kamu bisa menjual kebutuhan sehari-hari seperti perlengkapan mandi, alat tulis dan aneka kebutuhan anak sekolah, jajan, hingga sayuran. Tidak perlu langsung membuka toko besar. Mulailah dari toko yang kecil namun cukup lengkap. Segera beli barang-barang yang sudah habis terjual.

3. Toko Sembako

Selain toko kelontong, usaha di desa untuk pemula adalah membuka toko sembako. Bedanya dengan toko kelontong adalah jenis jualannya. Toko sembako lebih berfokus pada kebutuhan pokok. Seperti beras, gula, minyak, tepung dan bahan semabko lainnya. Jika memiliki modal lebih kamu bisa membuka toko grosir sembako.

4. Ternak Ikan Lele/Bibit Ikan Lele

Ikan lele termasuk ikan yang terjangkau untuk dikonsumsi masyarakat desa. Selain itu juga bisa dijual ke kota. Jika kamu memiliki pekarangan yang cukup luas dan tidak bermasalah dengan sumber air, cobalah ternak lele. Bisnis bibit ikan lele juga menguntungkan dan jangka waktu panennya lebih singkat.

5. Budidaya Jamur Tiram

Usaha di desa untuk pemula yang mudah dan tidak membutuhkan modal besar adalah memulai budidaya jamur tiram. Sediakan ruangan yang tidak terkena cahaya matahari dan terjaga kelembabannya. Proses budidaya jamur tiram relative singkat dan jamur ini banyak dikonsumsi masyarakat. Jika tidak ada penjual baglog atau log kamu bisa mencoba membuat log sendiri. Menggunakan bahan serbuk kayu, dedak dan kapur. Beli bibit jamur online jika tidak ada di sekitarmu.

6. Menjual Pupuk dan Alat Pertanian

Pedesaan dengan mata pencaharian utama sebagai petani atau bercocok tanam, pasti membutuhkan pupuk dan alat pertanian. Berbagai macam pupuk kimia maupun organic seperti kompos. Kamu bisa membeli pupuk dari distributor agar harganya lebih murah. Bahkan, jika usahamu sudah berkembang, bisa menjadi distributor di desa.

7. Menjual Telur dan Ayam Kampung

Memelihara ayam kampung adalah usaha di desa untuk pemula yang bisa dilakukan di rumah saja. Sediakan kendang dan tempat ayam bertelur. Usaha ini bisa dilakukan sebagai sambilan yang menguntungkan. Karena ayam kampung dan telurnya pasti selalu laku di pasar. Selain di pasar kamu bisa menjual ayam dan telur dengan menitipkan di warung-warung sekitar rumah.

8. Ternak Bebek dan Membuat Telur Asin

Telur asin adalah usaha di desa untuk pemula yang bisa kamu coba. Telur asin bisa dipasarkan secara online hingga ke seluruh Indonesia. Sebelum memulai usaha, pelajarilah bagaimana cara beternak bebek dan membuat telur asin yang enak. Pasarkan telur asin melalui media sosial dan e-commerce. Karena dijual secara online, gunakan metode pengemasan dan pengiriman yang aman.

Baca juga: Cara Jual Saldo Maxim Terbaru! Pasti Untung!

9. Produk Makanan Olahan

Daerah pedesaan biasanya menghasilkan beragam produk pertanian yang bisa diolah menjadi banyak produk olahan. Membuat produk makanan olahan adalah salah satu usaha di desa untuk pemula yang bisa kamu jalankan. Misalnya, di desamu menghasilkan banyak umbi-umbian seperti singkong, talas atau ubi. Maka kamu bisa mengolah menjadi kripik dan menjualnya offline serta online.

10. Usaha Air Minum Isi Ulang

Masyarakat pedesaan saat ini sudah banyak yang menggunakan air isi ulang daripada memasak air sendiri. Peluang ini kamu manfaatkan untuk menjual air isi ulang berbagai merk atau air isi ulang jenis RO dengan harga lebih terjangkau. Biasanya penjual air isi ulang sekaligus bisa menjual gas. Berikan kemudahan dengan gratis ongkir dalam jarak tertentu.

11. Menjadi Reseller Produk

Usaha di desa untuk pemula yang bisa dijalankan tanpa modal adalah menjadi reseller produk. Carilah produsen atau distributor yang terpercaya, misalnya produk kosmetik, pakaian, sepatu, peralatan rumah tangga dan sebagainya. Buka media sosial dan toko onlinemu sendiri. Lalu mulailah memasarkan produk dan melakukan promosi. Bahkan dengan metode dropshipper kamu tidak perlu mengirim sendiri produknya. Memudahkan penjualan ketika kamu berada di pedesaan yang jauh dari jasa pegiriman.

Baca juga: Cara Jualan Saldo Gopay Terbaru! Pasti Untung!

12. Menjual Kue

Kamu suka membuat makanan atau memasak? Usaha di desa untuk pemula yang cocok untukmu adalah membuka bisnis kue. Baik kue tradisional maupun aneka kue modern. Kue tradisional seperti apem, klepon, mendut, putu ayu bisa kamu jual di pasar dan titip di warung-warung sekitar. Kamu juga bisa membuka preorder kue-kue seperti bolu, nastar, lapis legit dan sebagainya.

13. Menjual Aneka Es dan Minuman

Minuman yang menyegarkan disukai oleh siapa saja, terutama anak-anak. Kamu bisa mulai menjual aneka es seperti kelapa muda, es oyen atau es buah. Bisa juga ditambah dengan minuman lain seperti es teh dan aneka minuman sachet lainnya. Modanya tidak banyak dan sangat menguntungkan.

14. Rias Pengantin

Jasa rias juga dibutuhkan di desa. Terutama riasan yang bagus dan kekinian. Salurkan pashion meriasmu dengan membuka jasa MUA di desa. Jika usaha di desa untuk pemula dengan merias sudah berjalan dengan baik, lengkapi juga dengan jasa penyewaan baju. Seperti baju pengantin dan aneka baju daerah.

15. Agen Pembayaran Online atau Bisnis Pulsa

Usaha di desa untuk pemula yang cocok dengan semua orang adalah menjadi agen PPOB (Payment Point Online Banking). PPOB adalah metode pembayaran online untuk berbagai macam keperluan. Misalnya membayar tagihan listrik PLN, BPJS, pulsa, PDAM dan beragam tagihan lainnya. Cara memulai bisnisnya mudah, hanya membutuhkan gadget, layanan internet dan printer untuk mencetak bukti transaksi. Semua transaksi PPOB bisa dilakukan dengan mudah menggunakan aplikasi seperti Klikoo. Aplikasi pintar yang membantumu mendapatkan keuntungan dengan bisnis PPOB.